biodata candra

2010
02.06

NAMA:CANDRA CAKRA NEGARA
NIM : 09620257
JURUSAN : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI

pengertian jujur

2010
02.05


Jujur jika diartikan secara baku adalah “mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran”. Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.

NAMA: CANDRA CAKRA NEGARA
NIM : 09620257
JURUSAN : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI

kejujuran itu indah walau kadang menyakitkan

2010
02.05

NAMA: CANDRA CAKRA NEGARA
NIM: 09620257
JURUSAN: AKUNTANSI
FAKULTAS: EKONOMI

Satu kata yang sesungguhnya mencerminkan siapa kita sebenarnya. Sebuah kejujuran merupakan ciri dari seorang umat, baik terhadap agamanya, komunitasnya maupun dunianya.
Namun apakah kejujuran itu memang harus dimiliki semua orang ??

Kejujuran adalah sebuah sifat yang akan menghasilkan sebuah sikap. Sikap ini yang akan di nilai oleh semua orang yg ada di dunia ini, baik itu teman, saudara, orang tua, pacar atau orang-orang tersayang kita. Namun haruskah kita jujur dalam berbagai hal ??

Mungkin, karena kejujuran biar bagaimanapun menjadi kunci dari kesuksesan manusia menghadapi dunia. Walau (mungkin) kini kejujuran bisa dikatakan lebih sering terkubur bersama kebohongan.
Salah atau tidak, kejujuran semakin lama akan terungkap pada diri seorang manusia. Pada saat itu, tinggal bagaimana orang2 terdekat dan tersayang kita menyikapi tentang kejujuran yg terkuak… yg selama ini tertutupi oleh kebohongan.

Ya… yang pasti ada yg menerima dan ada yg tidak. Bagi mereka yg punya jiwa besar dan pastinya bisa menerima walaupun nyatanya itu menyakitkan. Hanya mereka yg pemaaf lah yg bisa menerima sebuah keterbukaan akan kejujuran yang dilontarkan setelah sekian lama tertutup oleh kebohongan belaka….

Selalu dan pasti… kejujuran itu akan membawa dampak yang positif… apapun itu.
Jadi… terimalah siapa dirimu dengan kejujuran dari orang tersayangmu.
Kebohongan adalah hal yang sangat menyakitkan, namun kesakitan itu bisa dibasuh dengan kejujuran dan hati yang lapang.

Berkatalah dalam hati “Ya, saya seperti itu…” jika ada seorang yg kita kasihi jujur mengatakan siapa kita sebenarnya. Karena penilaian ada bukan pada diri kita, tetapi ada pada orang lain.
Biasanya hal tersebut merupakan “warning” bagi kita untuk melangkah ke hidup yg lebih jauh. Tanpa itu, kita tidak bisa menilai bagaimana diri kita dimata orang lain.

Terimalah kejujuran atas koreksi orang tersayang kepada kita, niscaya itu akan membuat kita berfikir dan memperbaiki diri. Buang jauh-jauh ego kita, katakanlah dalam hati “ya” jika memang perkataan orang itu benar, walau kata2 itu menyakitkan…..

Kadang kita berbuat bukan dengan maksud seperti apa yang orang pikirkan, namun banyak penilaian orang terhadap diri kita dan sialnya kadang penilaian tersebut negatif dan memang benar-benar kita “lakoni”…..
Hal ini kadang yg membuat kita jadi senewen dan akhirnya timbul perpecahan dan kebencian, yang seharusnya kita akui bahwa “ya… saya seperti itu…”

Kenapa ???

” Karena memang begitu kenyataan yang ada, karena memang benar apa yg kita lakukan walau (mungkin) tanpa sadar itu menyakitkan orang-orang terkasih. Kita janganlah membantah karena hal itu memang benar-benar kita lakukan….. Jadi, terimalah bahwa “kita memang seperti ini…. dan kita harus bisa bercermin untuk merubah diri kita sendiri….”

Menyakitkan bukan….. :-)

Namun yang perlu diingat…
KEJUJURAN BUKANLAH FITNAH…

Hal yang tidak benar yg dilontarkan seseorang ke kita bisa berupa Fitnah, itu bukanlah kejujuran orang tersebut untuk mengingatkan kita atau memperbaiki diri kita.

Jadi, terimalah kejujuran sikap seseorang terhadap kita sebagai respon seseorang akan siapa sebenarnya diri kita…. Jangan dibantah, tapi jadikanlah cermin….
Walau memang itu menyakitkan hati kita… tapi apakah kita berfikir bahwa kita lebih menyakitkan hati orang tersayang kita dengan kebohongan kita….
Kebohongan yang dibalas dengan kejujuran adalah suatu hal yang sangat indah…. betapa itu akan menjadikan kita lebih baik dalam menjalani hidup…
Coba bayangkan seandainya kebohongan kita dibalas lagi dengan kebohongan orang tersayang kita… apa jadinya, masalah gak akan terselesaikan.

Jadi….. terimalah siapa diri kita sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri, janganlah menjadi orang lain, tapi jadilah diri kita…

WALAU ITU KADANG MENYAKITKAN dan PASTI SULIT UNTUK DITERIMA…..

Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa

2010
02.05

NAMA: CANDRA CAKRA NEGARA
NIM : 09620257
JURUSAN : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI

Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga. Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah , ia pergi kepasar untuk berjualan asongan.

Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar , terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar.

Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya , pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari sipemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari sipemiliknya, tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu , lalu ibu ini berkata “dek, bungkusan itu milik ibu, isi bungkusan itu adalah uang”.

Uang untuk biaya rumah sakit,karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari, saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak, kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong.

Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit, Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu.

Lalu anak kecil tersebut berkata,” benar bu, aku sedang mencari pemilik bungkusan ini, karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. “Ini bu !, milik ibu”. setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang , sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya.

Lalu ibunya berkata , “ Benar anak ku ! “, kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain, walau pun itu dijalanan , karena barang itu bukan milik kita. Ibu sangat bangga pada mu nak, walau pun kita miskin , namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN.

Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah, sementara kita harus mengorbankan nyawa orang lain . “Kamu sungguh anak yang baik nak” , ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu.

Hari ini ibu percaya, kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu, kamu harus jaga terus kejujuranmu , karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana . “Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil”.

August 26, 2008 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Kata Motivasi by thomas

kejujuran yang perlu keberanian

2010
02.05

NAMA: CANDRA CAKRA NEGARA
NIM : 09620257
JURUSAN : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI

jujur merupakan sikap yang mesti kita tanamkan dalam hidup kita karena awal dari suatu kepercayaan adalah kejujuran.kadang perlu keberanian dalam mengatakan suatu kejujuran karena tidak semua kejujuran akan berdampak sutu kebaikan.kadang kita juga mesti bebohong demi kebaikan tapi kita lakuin ini semua dengan dasar

Hello world!

2010
02.02

Welcome to Student Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!